Pulau Lengkuas,Bangka Belitung-Paradise of East Sumatra,yang namanya mirip bumbu dapur.

Masih seputar postingan saya sebelumnya, dari foto-foto teman-teman saya yang dikirim untuk saya rasanya masih ada yang kurang, kebanyakan malah foto-foto mereka sendiri yang posenya baris ngaku-ngakunya kayak’snsd’.huueek, Karena penyesalan saya, saya tidak stop sampai disitu, saya akan browsing tentang Bangka belitung, supaya nanti jika saya akan berkunjung*pasti saya bisa lebih udah ready sama lingkungan disana.Semoga ini juga ada manfaatnya buat kalian semua.Let’s check it out!:D

Image

Mulai dari Mercusuar yang ditawarkan temanku itu ternyata keberadaannya di Pulau Lengkuas. namanya kok mirip taneman bumbu dapur yang biasa ibu nyuruh aku beli di warung sebelah ya. Lengkuas itu temennya Jahe bukan?eaa, ngejayus mulu kapan share-nya nih? Yaudah,yaudah,nyante aja sih. yang ga jadi pergi ke Bangka aja sekarang nyantai.huhuhu*nangis dibawah shower.

Lengkuas adalah pulau kecil, terletak di arah Utara desa Tanjung Binga. Luas totalnya kurang dari satu hektar. Di seputar pulau ada banyak pulau batu-batu granit yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki melintasi laut yang dangkal dengan kedalaman kurang dari 1.2m. Struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Air lautnya benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang didalamnya. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk bermain di air laut atau snorkling.Image

Mahkota dari pulau Lengkuas sebenarnya adalah sebuah mercusuar tua, dibangun oleh Belanda sejak tahun 1882. Kami tidak memiliki informasi tentang tinggi dari bagunan ini, perkiraan kami kurang lebih sama dengan bangunan 12 lantai. Kurang lebih 50m. Setiap pengunjung bisa dengan bebas naik menuju puncak mercusuar. Ini akan sedikit sulit karena memerlukan tenaga ekstra, tapi jangan khawatir tindakan anda tidak akan sia-sia. Pemandangan dari puncak mercusuar Lengkuas begitu indah untuk hanya diceritakan. Benar-benar indah, 360 derajat keliling pulau dan sekitarnya. Jika anda naik kesana, jangan lupa membawa kamera, biarkan karya foto anda menceritakan keindahannya.

Image

Hanya ada 3 orang yang tinggal di Lengkuas. Mereka adalah operator dari Mercusuar. Mereka sangat ramah kepada setiap pengunjung. Perlu diketahui, persediaan air sangat terbatas di pulau ini, meskipun ada tersedia toilet, mohon gunakan air secara bijaksana. Tempat ini terasa sangat releks, angin yang bertiup terasa segar sekali, anda bisa berjemur dan beristirahat di atas pasir putih yang mengelilingi pulau di bawah lindungan pohon-pohon kelapa.

CARANYA GAMPANG BISA KESANA.

Lengkuas bisa dicapai dengan menyewa perahu dari Tanjung Binga. Harga sewa kira-kira Rp 350 ribu untuk sekali perjalanan yang biasanya menghabiskan waktu setengah hari. Lama perjalanan dari pantai di Belitung ke Lengkuas hanya kira-kira 30-45 menit. Perahu sewaan tersebut bisa membawa 30-40 orang dan ini adalah perahu nelayan yang biasanya digunakan untuk mencari ikan pada malam hari. Perahu ini cukup unik, dimana terdapat rangka di kedua sisi perahu yang membuat perahu ini menjadi stabil meskipun berlayar di ombak yang cukup besar.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Lengkuas adalah bulan Maret – November. Selama masa ini ombak laut cendrung lebih tenang, sehingga anda bisa menikmati perjalanan dengan perahu, snorkling dan berenang di perairan yang jernih seperti terlihat dari foto-fotonya. Selama masa Desember – Januari, ombak mungkin lebih besar dari biasanya, dan kadangkala hujan sepanjang hari.

Image

Diantara pulau Lengkuas dan pelabuhan nelayan di tanjung Binga terdapat pulau yang lain yang dinamakan pulau Burung. Dalam perjalanan ke Lengkuas anda akan melewati pulau ini. Pulau ini sedikit lebih besar daripada Lengkuas, dengan pasir putih di sisi Selatan dan bebatuan granit di sisi Utara. Pengunjung biasanya berhenti sejenak di pulau Burung dalam perjalanan pulang dari Lengkuas ke Tanjung Binga. Objek paling menarik dari pulau Burung adalah batu granit yang berbentuk seperti burung yang terdapat di pantai pulau tersebut, karena itu pula mungkin pulau ini dinamakan pulau Burung.

Nah, Babel (baca:singakatan) ini salah satu must go to there untuk para traveler atau backpacker atau yang suka memanjakan matanya dengan surga dunia. eit, tapi jangan lupa juga, diatas sana ada Pencipta surga yang Luar biasaa, kalau saya sekarang bisa jalan-jalan ke surga dunia. pengen rasanya nanti jalan-jalan ke surga Firdaus sama Adn yang di janjikan di Al-qur’an. Bareng-bareng ngomong Amiiiinnnnn…:D

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: