Batal ke Bangka Belitung feel so blues.

Image

“Ayo de, liburan nanti main ke rumahku yok,nanti aku ajak ke pantainya,jalan-jalan liat pemandangannya yang masih natural banget,terus ke mercusuar yang ada disana de”. Masih kebayang terus sampai sekarang ajakan teman imutku yang berkacamata asal dari Bangka Belitung ini mengajakku singgah di istananya, sebenernya gak mau menolak,bagaimana bisa menolak? Rasanya kayak di undang sama orang besar gitu. Rasanya kayak ketiban duren montong.Maklum, babehnya ternyata adalah bupati Bangka belitung! Langsung saya ‘kicep’, lha wong saya ini wong ndeso takut dibilang tambah ndeso kalau kerumah pak Bupati.hihihi,Saya berfikir seribu kali, bukan karena perhitungan finansial, jelas kalau tanggungan hidup pasti saya dan teman-teman yang mau berkunjung akan diberi jaminan hidup sehat wal afiat oleh keluarga pak Zuhri, apalagi mengingat Bangka belitung itu salah satu Paradise of East Sumatra, Indonesia,aduhaii.. tapi apa yang saya lakukan waktu itu? Saya menolak dengan alasan belum minta izin orang tua yang keberadaan orang tua saya waktu itu sedang berada di tanah suci, sedangkan untuk biaya pesawat terbang meluncur kesana kena 500ribu rupiah dapet Sriwijaya Air yang gagah itu,dengan pulang berarti ngocek 1juta rupiah. Sebenarnya saya punya simpenan uang yang bisa saya pakai terlebih dahulu,disamping itu liburan nanti saya ada janji untuk menemani ‘bocah-bocah’(baca:teman-teman saya) jalan menelusuri ibukota berkunjung ke embassy jepang.Gara-gara kelamaan mikirnya sampai dia nampaknya’bulukan’ menanti jawaban saya. Aahh, sudahlah, nasi telah jadi ‘bubur benyek’,temanku yang lainnya yang akhirnya positif berangkat ke Babel(Bangka belitung) dengan gembiranya mereka mengirimi saya foto-foto keadaan disana lewat whatsapp .Gosh! Betapaa bangka itu memang mempesonaa, irinya hatiku sampai saat ini. Untuk kesekian kalinya aku hanya bisa meratapi sambil ‘ngelus-ngelus’ hape berulang kali”Allahummasolii..”.Suatu saat aku akan berangkat kesana!Tunggu aku Babel”. “Aku tunggu kamu disini de” kata Izzati,anak dari pak Zuhri sendiri.Sip!:D*sambil nyengir lebar ngacung jempol.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: